Jaringan Pegiat Peta Hijau Indonesia

Peta Hijau ala Balita PDF Cetak E-mail
Ragam
Ditulis oleh Shanty Syahril   
Omong-omong buat Peta Hijau itu bukan gaweannya orang gede saja, anak-anak juga bisa loh. Bingung...? Emang Peta Hijau apaan sih? Peta Hijau atau Green Map itu adalah peta yang dibuat oleh komunitas lokal yang memetakan potensi alam dan budaya suatu kawasan. Para pegiat Peta Hijau ini bersinergi dalam jaringan Green Map System (GMS).

Terus, untuk apa sih membuat Peta Hijau? Tujuannya untuk membantu masyarakat melihat, menilai, menghubungkan, serta peduli terhadap lingkungan tempat mereka berada. Jadi, kalau anak-anak terlibat diproses pembuatan Peta Hijau, artinya dia belajar sejak dini untuk peduli dengan lingkungan sekitarnya.
 
http://kaysan.multiply.com/

Sekitar setahun yang lalu, Kaysan anak saya dan teman-teman Klab Main-nya,  yang semua usianya berkisar 3-4 tahun, pernah coba-coba memetakan daerah tempat tinggal kami. Jangan berpikir yang rumit-rumit ya tentang Peta Hijau untuk anak-anak.

Sederhana sekali kok! Kami mulai dengan memilih dan mengenalkan sembilan ikon berikut ke anak-anak. Icon Peta Hijau bisa diunduh di sini, print dan tempel di karton yang cukup tebal. Kenapa kami pilih 9 ikon ini? Alasannya sederhana saja sebenarnya, sepertinya ini gampang ditemukan anak-anak.
 
Ikon untuk anak

Lalu setelah penjelasan yang juga sederhana, tiap anak diminta untuk memilih ikon yang mereka sukai.

Kemudian siap-siap deh, jalan-jalan sambil pasang mata, perhatikan kiri-kanan. Jangan lupa bawa kamera! Soalnya, ketika anak menemui tempat yang sesuai dengan ikonnya, kami foto deh mereka sambil pegang ikon di tempat itu.

http://kaysan.multiply.com/

Ini dia hasil temuan anak-anak...

Setelahnya, kembali lagi ke markas kegiatan Klab Main. Tiap anak dikasih kesempatan untuk cerita pengalamannya. Lalu, bagaimana balita ini buat hasil temuan jadi peta yang tertulis? Baca belum bisa, apalagi menulis :-)

Nah, itu uniknya Peta Hijau... Peta Hijau tidak selalu harus dicetak atau diterbitkan, karena pada saat si pemeta mengenal lingkungannya, sebenarnya tujuan pembuatan Peta Hijau sudah tercapai. Kalau bisa diterbitkan tentu lebih baik, artinya ada dokumentasi dan individu yang tidak terlibat di pembuatannya bisa ikut menikmati.


Catatan:
Untuk anak-anak yang lebih besar, bisa buat Peta Hijau dengan cara yang lebih seru lagi. Saya pernah unduh worksheet-nya dari Green Map System, tapi juga belum pernah dicoba.
 
Artikel ini sudah dimuat di situs Kotak Mainanku (24 Maret 2009)

blog comments powered by Disqus
 

15 Tahun Green Map


Galeri Foto

Open Green Map

Green Map Atlas 2004

Green Map Atlas 2004

Green Map Impacts


GreenMap.Org


Pemeta Hijau

You are here  : Home Ragam Peta Hijau ala Balita