Jaringan Pegiat Peta Hijau Indonesia

Borobudur di Penghujung Tahun PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Elanto Wijoyono   
Kamis, 25 Desember 2008 00:00
Menelusuri Saujana dari Pusat Mandala

Sangat amat jarang sebuah proyek diawali pada bulan terakhir sebuah penanggalan Masehi. Namun, memang itulah adanya yang kami lakukan di Borobudur, Jawa Tengah. Perencanaan yang telah cukup matang sejak awal tahun memang harus menunggu waktu yang tepat untuk memulai. Dan, bulan ini telah cukup memiliki catatan proses dan hasil yang baik. Pada tahap pertama ini, masih ada tiga bulan waktu berjalan untuk menyelesaikannya bersama kawan-kawan di Borobudur. Tertarik turut serta?
 
  before the survey, small briefing on the northeast Kamadhatu terrace of Borobudur     checking the position on the map

Berjuang Mencapai Arupadhatu

Memang tak mudah untuk langsung menuju tingkat tertinggi. Ada tahap yang memang harus dilakoni oleh manusia yang berupaya. Zona I dan Zona II kawasan Candi Borobudur telah membawa tim Peta Hijau untuk meretas sebuah 'ritus' komunikasi dengan para pihak yang tak mungkin dilakukan sekejap saja. Zona I Candi Borobudur yang melingkupi bangunan candi dan kaki bukitnya membawa kami dari Balai Konservasi Candi Borobudur hingga ke Direktorat Purbakala Departemen Kebudayaan dan Pariwisata; untuk perizinan. Zona II sebagai taman arkeologi yang kini berstatus sebagai taman wisata direngkuh melalui izin PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko. Pada Zona III dan seterusnya, sesuai model pemintakatan JICA, komunikasi kegiatan ini juga tersampaikan ke Dinas Pariwisata Kabupaten Magelang dan tentu saja Pemerintah Desa Borobudur. Yup, akhirnya November ini seluruhnya telah selesai tersampaikan.

Hari Sabtu, 6 Desember 2008 menjadi penanda pencapaian tim Peta Hijau, menapaki Kamadhatu, Rupadhatu. hingga Arupadhatu di Zona I sebagai tahap survei yang pertama. Tak hanya sisi fisik yang diamati oleh 16 orang tim Peta Hijau, tetapi juga ragam perilaku yang muncul dan berlangsung di setiap sisi mandala. Tim dibagi empat sesuai diagram pantheon Dhyanni Buddha Borobudur yang membagi secara diagonal empat sudutnya secara simetris. Dari kaki bukit hingga teras teratas candi tim setapak demi setapak merekam dan mencatat. Jelang sore, tim dari Yogyakarta ini baru beranjak turun dan menuju Penginapan Lotus 2, milik Pak 'Jack' Priyana, di Jalan Balaputra Dewa untuk melakukan kompilasi data. Lepas Maghrib, sebuah draft Peta Hijau Zona I Borobudur telah selesai terkerjakan.
 
  busy, always busy after the survey     The first presentation, by Anang Saptoto

Saujana itu Sebuah Desa

Peta hijau adalah sebuah sistem pemetaan sosial. Partisipatoris adalah pendekatan ideal yang selalu diutamakan. Nyatanya, hal tersebut mampu terwujudkan di tahap awal ini di Desa Borobudur. Sebagai hasil dari serangkaian pertemuan dengan pemuka desa dan warga sejak beberapa bulan sebelumnya, bulan Desember ini juga menandai kerja bareng memetakan potensi kawasan di sekitar mahakarya agung pusaka dunia bernama Borobudur.

Adalah 'Jack' Priyana, seorang tokoh muda Desa Borobudur yang aktif sebagai pegiat Jaringan Kerja Pariwisata Borobudur, bersama rekan sejawatnya, Kepala Desa Borobudur Maladi, bersepakat untuk menjadikan Peta Hijau Desa Borobudur sebagai program kegiatan desa mereka. Dengan sepersetujuan para kepala dusun dan perangkat desa serta Badan Perwakilan Desa (BPD), tim Peta Hijau dari Yogyakarta diizinkan untuk memetahijaukan Desa Borobudur bersama para pemuda desa setempat. Harapan sejak lama untuk mengabarkan kepada khalayak mengenai potensi desa yang justru 'tenggelam' akibat publikasi berlebih terhadap monumen Candi Borobudur itu adalah latar belakangnya. Siapa sekarang yang tahu, bahkan para pengunjung Candi Borobudur, bahwa sejauh mata memandang dari atas candi itu adalah bentang alam desa-desa kaya potensi yang nyaris terlupakan sama sekali, tak mampu berkembang karena sumberdaya manusianya terhisap untuk meladeni pelancong candi?
 
Langkah itu dimulai pada tanggal 13 - 14 Desember 2008 lalu, sebuah lokakarya sederhana di Balai Desa Borobudur digelar sebagai tahap pembekalan bagi para pemuda Desa Borobudur menjadi sebuah tim pemeta hijau. Ada 21 dusun di desa ini, tetapi tidak semua dusun mampu menghadirkan wakilnya dalam kegiatan ini. Namun begitu, proses awal ini tetap dilakukan dengan harapan pada proses berikutnya akan lebih banyak teman yang tertarik dan mau mendukung program ini.
 
  Ugh, I don't remember what happened in 1983...     Well done, guys. We have a nice map.
 
Lokakarya dua hari itu diisi dengan pendalaman pengetahuan pemuda desa setempat mengenai sejarah desa mereka. Lalu, dilanjutkan dengan diskusi mengenai kecenderungan perubahan yang selama ini terjadi di desa itu. Menarik, para pemuda yang sebagian baru saling kenal itu sangat antusias mengikuti proses ini. Bapak Saifuddin, pejabat Sekretaris Desa Borobudur, juga ikut proses dari awal hingga akhir, aktif, sehingga mampu membangun semangat diskusi rekan-rekan mudanya itu. Mengenal kalender kegiatan desa pun menjadi penutup di hari pertama. Kemudian, pada hari kedua, diawali dengan pembuatan sketsa desa untuk menggali pengetahuan dan pengalaman meruang pemuda Desa Borobudur. Dari pengetahuan tersebut, mereka kemudian diajak untuk mempelajari metode pemetaan dan survei, yang juga langsung dilakukan pada hari itu. Dusun Jayan yang terletak di utara Candi Borobudur menjadi kawasan pertama yang dipetakan oleh dua kelompok. Hasilnya, dengan proses yang cukup rajin dan efektif, pada sore hari telah terwujud sebuah Peta Hijau Dusun Jayan. Satu lagi, di akhir pertemuan pun dibentuk Tim Peta Hijau Desa Borobudur yang berisi para pemuda Desa Borobudur yang siap memetakan desanya hingga dua bulan ke depan.

Bersiap Kembali Mengawali Tahun

Minggu ketiga Desember diisi lagi dengan kegiatan pemetaan di Zona I dan II Candi Borobudur oleh tim Peta Hijau Yogyakarta. Memang, kegiatan pemetahijauan Zona I - II dan pemetahijauan Desa Borobudur disepakati akan dilakukan secara paralel. Satu tim akan memetakan Zona I - II hingga bulan Februari 2009. Mereka adalah tim Peta Hijau Yogyakarta yang seluruhnya adalah mahasiswa. Sebagian tim Peta Hijau Yogyakarta akan berperan mendampingi tim Peta Hijau Desa Borobudur dalam proses pemetaan Desa Borobudur. Proses ini juga akan berlangsung dalam waktu yang sama hingga akhir bulan kedua tahun depan. Harapannya, dalam bulan Maret 2009, sebuah Peta Hijau untuk kawasan Desa Borobudur, yang tentu saja kawasan Taman Arkeologi Candi Borobudur termasuk di dalamnya, akan sudah terselesaikan. Kemudian, tahap setelahnya, langkah akan dilanjutkan menjelajah ruang mandala berikutnya.

Proses ini berlangsung dengan partisipasi penuh para relawan Peta Hijau Yogyakarta, pemuda Desa Borobudur yang tergabung dalam tim Peta Hijau Desa Borobudur, dan perangkat pemerintahan Desa Borobudur. Kesempatan untuk terlibat sebagai relawan terbuka lebar bagi siapapun yang berminat dengan menghubungi Koordinator Pelaksana Peta Hijau Borobudur. Kami juga menanti dukungan nyata Anda kepada kami untuk menyukseskan kegiatan ini.
 
  explore your environment!   Green Map Team of Borobudur Village Green Map
 
Koordinator Pelaksana Peta Hijau Mandala Borobudur
Kristanti Wisnu Aji Wardani / Inu (HP: 0856 4331 1441)
d/a Jurusan Arkeologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada Yogyakarta

Koordinator Peta Hijau Desa Borobudur
Hatta (HP: 0813 2813 6396)
d/a Jaringan Kerja Pariwisata Borobudur, Desa Borobudur

Donasi kegiatan:
Bank Niaga Kantor Cik Di Tiro Yogyakarta
a.n. Maria Carmelia S.
No Rekening 019-01-57864-12-6
(daftar donatur akan dilampirkan dalam laporan kegiatan tahap I - Maret 2009)
 
-------------------------------------
 
Album foto kegiatan survei Zona 1 dan 2 Borobudur bisa dilihat di sini.
Album foto kegiatan review I bisa dilihat di sini.
Album foto kegiatan lokakarya Peta Hijau Desa Borobudur bisa dilihat di sini.

blog comments powered by Disqus
LAST_UPDATED2
 

15 Tahun Green Map


Galeri Foto

Open Green Map

Green Map Atlas 2004

Green Map Atlas 2004

Green Map Impacts


GreenMap.Org


Pemeta Hijau

You are here  : Home Peta Hijau di Indonesia Borobudur Borobudur di Penghujung Tahun